FADLULLAH, RAHMAT ALLAH DAN AL-QURAN: KALAU BUKAN KARENA KETIGA INI MANUSIA JADI APA?

FADLULLAH, RAHMAT ALLAH DAN AL-QURAN: KALAU BUKAN KARENA KETIGA INI MANUSIA JADI APA?

Tadarrus Surat Al-Nisa’ ayat 113

بسم الله الرحمن الرحيم
ولولا فضل الله عليك ورحمته لهمت طآئفة منهم أن يضلوك وما يضلون إلا أنفسهم وما يضرونك من شيء وأنزل الله عليك الكتاب والحكمة وعلمك مالم تكن تعلم وكان فضل الله عليك عظيما (١١٣)

Dan Kalau bukan karena Karunia Allah dan Rahmat-Nya kepadamu (Muhammad) tentulah segolongan dari mereka berkeinginan keras untuk menyesatkanmu. Tetapi mereka hanya menyesatkan dirinya sendiri dan tidak membahayakanmu sedikitpun. Dan juga karena Allah menurunkan al-Quran dan Hikmah kepadamu dan telah mengajarkan kepadamu apa yang belum engkau ketahui. Karena Allah yang dilimpahkan kepadamu sangat besar sekali.

Dari ayat ini, dapat diambil intisari inspiratif tentang TUJUH hal penting:
Pertama: Fadlullah
Karunia Allah itu dalam berbagai ragam dan bentuk. Maka karunia yang paling besar adalah dijadikan kita menjadi manusia.

Kedua: Rahmatullah.
Rahmatullah itu adalah kumpulan kasih sayang Allah yang tak terhingga ujungnya saking luas dan banyaknya. Rahmat Allah yang paling mulia adalah dijadikannya kita menjadi orang yang selamat dunia akhirat karena keimanan dan ketaqwaan yang dimilikinya.

Ketiga: Dhallun-Mudhillun
Orang yang tak mempunyai dua tadi tentu mereka menjadi sesat dan menyesatkan orang lain. Dan di sinilah bahayanya orang yang tak ada fadlullah dan rahmatullah pada dirinya.

Keempat: Dhaarun -Mudhirrun
Orang yang membahayakan dirinya dan membahayakan orang lain karena ketiadaan karunia Allah dan rahmatnya kepada orang tersebut sehingga selalu berusaha untuk mencelakakan orang lain.

Kelima: Al-Kitab
Orang yang dhollun mudhillun dan dharrun mudhirrun itu bisa diobati dengan al-Quran yang diturunkan oleh Allah kepada sang Nabi Mulia Nabi Muhammad saw.
Al-Quran hadir untuk memberikan jalan penerangan bagi siapa saja yang sesat dan tersesat jalan.

Keenam: AlHikmah
Allah memberikan keistimewaan kepada siapa saja yang mengkaji Al-Quran berupa al-Hikmah dalam segala hal. Hikmah dalam menjalankan sunnah Nabi, Hikmah dalam rizki yang dikarunai, Hikmah dalam ilmu pengetahuan, Hikmah dalam keluarga, hikmah dalam harta benda yang dimilikinya.

Ketujuh: Ilmu dan Taklim
Keberkahan Hikmah lebih khusus pada aspek ilmu pengetahuan yang diajarkan oleh Allah swt kepada siapa saja yang mendapatkan tiga karunia besar itu.
Allah mengajarkan manusia sesuai dengan kadar logika yang dimilikinya. Itu sebabnya Allah menggunakan kata Allama.. Mengajarkan sesuai tahapan pembelajaran dan pengajaran.

ITULAH KARUNIA Allah swt yang maha besar manfaatnya dan keutamaannya bagi setiap manusia yang beriman dan beramal shaleh.

Share this post