PERPADUAN TIGA KEPRIBADIAN: MUSLIM-MUKMIN-MUHSIN Telaah Surat Ali-Imran Ayat 1-9

PERPADUAN TIGA KEPRIBADIAN: MUSLIM-MUKMIN-MUHSIN Telaah Surat Ali-Imran Ayat 1-9

AR-RÂSIKHÛNA (الراسخون)& ULUL AL-ALBÂB (أولوا الألباب)

بسم الله الرحمن الرحيم
الم (١)الله لا اله إلا هو الحي القيوم (٢)نزل عليك الكتاب بالحق مصدقا لما بين يديه وأنزل التورات والإنجيل (٣)من قبل هدى للناس وأنزل الفرقان إن الذين كفروا بآيات الله لهم عذاب شديد والله عزيز ذو انتقام (٤) إن الله لا يخفى عليه شيء فى الأرض ولا فى السمآء(٥) هو الذى يصوركم فى الأرحام كيف يشاء لا اله إلا هو العزيز الحكيم (٦)هو الذى أنزل عليك الكتاب منه آيات محكمات هن أم الكتاب وأخر متشابهات فأما الذين فى قلوبهم زيغ فيتبعون ما تشابه منه ابتغآء تأويله وما يعلم تأويله إلا الله والراسخون فى العلم يقولون آمنا به كل من عند ربنا وما يذكر إلا أولوا الألباب(٧) ربنا لا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا وهب لنا من لدنك رحمة إنك أنت الوهاب(٨) ربنا إنك جامع الناس ليوم لا ريب فيه إن الله لا يخلف الميعاد(٩)

Saudaraku se-Iman!
Masya Allah sangat menarik untuk kita telaah awal surat Âli imrân ini. Kenapa harus Ali Imran (Keluarga Imran)menjadi sample keluarga harmonis di dalam penamaan-penamaan surat-surat al-quran.? Tidak ditemukan dalam penamaan 114 surat dalam al-Quran yang menyebutkan Keluarga Imran, hanya menyebut Personal, seperti Surat Ibrahim, Surat Hud, Surat Yunus, Surat Yusuf bahkan surat Muhammad dst.
Pertanyaan ini paling tidak bisa dijawab dalam dua hal: Pertama: Allah swt ingin mendekatkan nalar logika penerima wahyu (Nabi Muhammad) dan penerima penjelasan wahyu (Ummatnya) tentang konsep pribadi dan keluarga ideal dimana Allah sebelumnya mulai dari surat al-fatihah yang secara esensi menjelaskan tiga point: point ketauhidan-poit keibadatan dan point kemanusiaan. Kemudian Allah lanjutkan dengan surat al-Baqarah yang di awal surat al-Baqarah Allah menjelaskan Tiga tipologi manusia: Mukmin-Kafir-Munafiq. Nah baru kemudian Allah melanjutkan ke Keluarga Imran Sebagai contoh tipologi manusia yang ideal dan harmonis adalah keluarga Imran. Sosok keluarga yang sangat bersahaja. Setelah itu Allah melanjutkan penjelasannya bahwa keluarga yang ideal tak akan bisa terwujud jika tidak ada sosok perempuan tangguh yang selalu denyut jantungnya membersamai keluarga kecilnya sehingga Allah menyebutnya dengan Surat al-Nisa’ (Perempuan). Namun tentu bukan faktor itu saja keluarga yang ideal itu harus ditopang dengan kesejahteraan dan kekuatan ekonomi, Sandang Pangan dan Papan, agar menjadi personalia yang kuat dan berdaya saing. Maka itulah rahasia kenapa dilanjutkan dengan surat al-Màidah (Hidangan Makanan). Tak cukup dengan aspek itu keluarga yang ideal tentu membutuhkan makanan dan menu yang bergizi dan ketahanan pangan yang stabil. Dalam konsep ini Allah memberikan penjelasan tentang makna surat al-An’âm (Binatang Ternak). Dengan gizi yang kuat akan melahirkan generasi yang kuat secara imanitas dan kuat secara imunitas. Begitu seterusnya penjelasan hubungan surat demi surat.
Kedua: keluarga Imran keluarga yang melahirkan peradaban kemanusiaan tak ubahnya seperti keluarga Ibrahim yang melahirkan Peradaban Global yang tentu lebih luas jangkauannya dibanding keluarga Imran disebabkan karena Imran bukan rasul namun bisa jadi Rasul. Itu sebabnya Allah memilih keluarga Ibrahim dan keluarga Imran.
إن الله اصطفى آدم ونوحاوآل إبراهيم وآل عمران على العالمين ذرية بعضها من بعض والله سميع عليم (آل عمران : ٣٣-٣٤)
Ketiga: Keluarga Imran adalah keluarga yang sangat spektakuler sebab diceritakan dalam al-Quran secara terang benderang, tidak ada yang disembunyikan seperti yang dilakukan oleh Ahli Kitab, maka itu sebabnya dua surat al-Baqarah Dan Surat Ali Imran disebut sebagai al-Zahrawan ( الزهروان ). Di mana al-quran menceritakan tentang kelahiran Maryam, Kelahiran Nabi Isa, yang banyak kontroversi dan tuduhan tak manusia dari kalangan ahli kitab mengenai keluarga Imran ini. Sesungguhnya keluarga Imran itu siapa?
Imran bin Matsan bin al-Azar bin Al-Yud bin Sulaiman bin Daud. Imran dalam bahasa Ibrani Imram yang kemudian orang nasrani menyebutnya Yuhaqim.
Istri Imran bernama Hannah binti Faquda atau Hannah binti Qubaila (dua pendapat). HANNAH inilah yang melahirkan dua orang putri. Putri pertama bernama Assy-Ya’ yang dinikahi kemudian oleh Nabi Zakaria yang nantinya lahir cucunya bernama Yahya alaihisalam.
Putri kedua: Maryam binti Imran yang melahirkan Isa alaihissalam yang lahir tanpa bapak yang kemudian melahirkan peradaban keagamaan Nasrani (Kristen-Protestan) sebagai Anak Tuhan. Inilah gambaran tentang Keluarga Imran yang diabadikan oleh Allah dalam al-Quran sehingga sangat wajar dijadikan sebagai keluarga ideal dalam al-Quran. Inilah kenapa Surat ini disebut surat Ali Imran yang nantinya akan dicerna dan direnungkan oleh dua sosok manusia tercerdaskan dan manusia yang tercerahkan. Mereka itu adalah Arrasikhuun fil ilmi dan Ulul al-Bab di mana akan dilanjutkan penjelasannya nanti.
Bersambung…. Edisi Jumat akhir Ramadhan. 29 Ramadhan 1441 H

Share this post