MENUJU TRIPLE DEGREE KEHORMATAN DARI ALLAH DAN STRATEGI MERAIHNYA

MENUJU TRIPLE DEGREE KEHORMATAN DARI ALLAH DAN STRATEGI MERAIHNYA

TIGA DIMENSI KEAGUNGAN DALAM
LAFAZH ألم ذلك الكتاب
MENUJU TRIPLE DEGREE KEHORMATAN DARI ALLAH DAN STRATEGI MERAIHNYA:Tadarrus Surat al-Baqarah Ayat: 1-5.

بسم الله الرحمن الرحيم
الم ذلك الكتاب لا ريب فيه هدى للمتقين الذين يؤمنون بالغيب ويقيمون الصلاة وبالآخرة هم يوقنون الذين يؤمنون بما أنزل اليك وما انزل من قبلك وبالأخرة هم يوقنون اولئك على هدى من ربهم واولئك هم المفلحون.
Saudaraku!

Dua Gelar kemuliaan itu adalah gelar Al-Muttaqun dan Gelar al-Muflihun.
Bila mana gelar itu disematkan kepada hamba Allah yang bernama Manusia?.

Mari saya ajak Anda berselancar dengan logika spiritualitas Kita untuk menelaah lima ayat saja dari surah al-Baqarah ini dengan ringkas dan simple agar lebih mudah dicerna dan difahami oleh kita para pembaca al-Quran.
Alif Laam Miim: Allah A’lam Bi murodihi (Hanya Allah yang maha tahu rahasia kandungan ayat ini) Allah memulai ayat ini dengan huruf rahasia sebagai Kode rahasia kehidupan manusia. Berbagai makna yang kemungkinan bisa dipetik dari simbol alif simbol lam simbol mim dengan segala interpretasi ulama tentang ini. Paling tidak secara sufistik saya bisa ajak pembaca untuk melihat arti simbol ini.
Pertama: tegaklah dalam hidup ini laksana tegaknya alif yang kokoh tak pernah goyah. Di sinilah arti tauhid rububiyyah -uluhiyyaah seseorang yang melabangkan makna الله. Sebab gelar ketaqwaan dan keberuntungan itu harus bertaut erat dengan trilogi keyakinan ummat. Keyakinan kepada Allah. Keyakinan kepada pembawa wahyu Allah-جبريل Jibril (ل) Dan penerima dan penyebar wahyu itu dialah محمد muhammad. (م)
Kedua: Alif lam mim merefresentasikan tiga dimensi kehidupan. Dimensi kehidupan Jabarut-uluhiyyah: Keilahiyan yang tak bisa diterka dan dilihat oleh panca Indera sehingga cukup Allah mensimbolkan dengan Alif agar manusia ada rangsangan logis menuju ke alam uluhiyah jabarutiyyah itu.
Kedua: Dimensi Malakutiyyah-Dimensi cahaya yang mencerahkan kemanusiaan dimana malakutiyyah adalah pancaran nur ilahiy kepada para malaikat yang sangat tunduk dan patuh pada Allah. Itu sebabnya Malaikat khususnya koordinator dan panglima malaikat sang Jibril dilengketkan dalam simbol rahasia lam yang ditugaskan untuk menanam dan mancarkan cahaya di atas cahaya kepada Nabi Muhammad Saw. Melekatlah dalam diri rahasia keilahiyatan.
Ketiga: Dimensi Kemanusiaan. Dimensi Insaniyyah-dimensi basyariyah-dimensi material. Dimensi fisik yang dapat dilihat dan diraba oleh pancaindra sehingga simbol dua rahasia Allah dan Malaikat dapat terwujud dalam dimensi kehidupan kemanusiaan keinsanan dan kebasyariyatannya. Maka melekatlah sosok manusia agung nan Mulia. Dialah Muhammad. (م). Itulah Rahasia Dari satu ayat pembuka surat al-Baqarah ini.

Saya sambung kemudian. ……Selamat membaca…. 12 Ramadhan 1441 H. 5 5 2020

Share this post