KEBAIKAN YANG “BUKAN-BUKAN” VERSUS KEBAIKAN SESUNGGUHNYA

KEBAIKAN YANG “BUKAN-BUKAN” VERSUS KEBAIKAN SESUNGGUHNYA

(البر)-KEJUJURAN-(الصدق) KETAQWAAN (التقوى): FIRMAN ALLAH Q.S. AL-BAQARAH: 177.

Ramadhan Syahrul Qur’an:
Ayoo kita tadarrus satu ayat saja semoga berkah Quran selalu menyertai kita.
ليس البر أن تولوا وجوهكم قبل المشرق والمغرب ولكن البر من آمن بالله واليوم الآخر والملائكة …….الآية

Allah menegaskan bahwa kebaikan itu tak terfokus pada satu aspek saja
(ليس البر ان تولوا وجوهكم فبل المشرق والمغرب)
Tidak Fokus Bidang keagamaan dan bidang sain dan teknologi. Bidang Substansi dan bidang Metodologi (Allah mempertentangkan antara Timur dan Barat). Insyarat Allah swt ini menggambarkan akan kebaikan hakiki adalah kebaikan yang mencakup kebaikan Sain dan teknologi, Kebaikan Ajaran-ajaran keagamaan namun kebaikan yang menjadi inti dari segalanya menurut Allah adalah kebaikan yang dilandasi dengan:
1. KEIMANAN TOTALITAS TERHADAP ALLAH SWT.
2. KEYAKINAN TOTALITAS AKAN HARI AKHIR SEGALA KEHIDUPAN KEMANUSIAAN DAN KEUNIVERSALAN ALAM SEMESTA.

  1. KETAUTAN HATI TERHADAP PARA MALAKAT YANG MENJADI PERANTARA HAMBA DENGAN KHALIQ.
  2. KETEGUHAN PIKIRAN AKAN KEBENARAN KITAB-KITAB SAKRAL NAN SUCI.
    5.KETUNDUKAN DAN KEPATUHAN SEPENUHNYA TERHADAP MISI PARA PENYAMBUNG MISI ALLAH-SANG NABI.
  3. MENYAMBUNG IKATAN BATHIN DAN IKATAN SOSIAL DAN KEPEDULIAN SOSIAL KEPADA MASYARAKAT PRASEJAHTERA-MASYARAKAT TAK BERDAYA-MASYARAKAT TAK TERBERDAYAKAN-MASYARAKAT YANG TAK KUASA ATAS EKONOMI DAN BUDAYA.
  4. MENEGUHKAN IDENTITAS PERSONAL DENGAN PENGUATAN IKATAN SPRITUAL DENGAN ALLAH VIA SHALAT LIMA WAKTU.
  5. PEMENUHAN KEBUTUHAN MATERIL KEPADA YANG BERHAK MENERIMANYA.
  6. Komitmen terhadap janji. Komitment terhadap responsibility dan tanggung jawab.
  7. Keberterimaan hati akan segala dinamika dan dielaktika kehidupan.

Mereka itulah orang yang Sodaqu (memiliki kejujuran intelektual) dan orang yang al-Muttaqun (Orang yang memiliki kejujuran spiritualitas)

Tadarrus al-Qur’an edisi 9 Ramadhan 1441 H. – 1 Mei 2020 M

Share this post