Responsif Terhadap Gender di Ruang Domestik dan Ruang Publik

Responsif Terhadap Gender  di Ruang Domestik dan Ruang Publik

Mengawal sebuah perubahan tak mudah, memerlukan usaha yang secara teoritis-praksis yang fungsional dan konprehensif tentu berangkat dari paradigma minimalis idealis maksimalis dalam mencoba mengurai Teks Yang bersifat Partikular menuju Paradigma Teks yang Universal agar tercipta harmoni untuk humanis Harmoni dalam Kebhinekaan.
Salah satu upaya ke arah itu adalah merajut paradigmatik yang lebih sensitif bahkan responsif terhadap Gender dalam meletakkan posisi secara setara dan berkeadilan di Ruang Domestik dan Ruang Publik.

Diskusi dan kritik konstruktif selama bedah buku sangat mengalir dan interaktif karena dipandu oleh Presenter Handal Mbak CACA ANNISA’ Host Apa Kabar Indonesia Malam TV ONE. plus Narasumber yang hebat hebat dibidangnya masing-masing. (Staf Ahli KSP Prof. Rohaini Zuhayatin. Prof. Musdah. KH. Husain Ahmad. Kyai H. Imam Nakhoi. Dr. Suhendy. Mbk Dr. Iklilah Muzayanah, tentu ibu Menteri KPPPA. Diputi Pengarusutamaan Gender.

Itulah substansi dari karya-karya mulia sang akademisi UIN MATARAM – yang diprakarsai Oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).
Selamat atas telah dilaunchingnya buku-buku bahan ajar yang responsif gender: yang langsung dihadiri oleh Wakil Rektor UIN Mataram. Prof Dr. H. Masnun Tahir mewakili pak Rektor UIN MATARAM Prof Mutawalli yang tidak bisa hadir karena ada penandatanganan MoU dengan Menteri Keuangan yang kebetulan waktunya bersamaan.
Para Penulis yang handal:
Mohamad Abdun Nasir. Atun Wardatun. Moh Asyiq Amrulloh. Kadri M. Saleh. Jumarim Umarmaye. Tuti Harwati. Adi Fadli Musawwar Musa Musawwar. Faizah. Fahrurrozi Abu Raziqi. M. Sobry Sutikno. Nunung susfita. Akmaluddin. Hj. Nurul Yakin.

Share this post